oleh

Soal Satgas yang Diketuai Aon, RD Ajak DPRD Berbaik Sangka

babelpos

PIMPINAN DPRD Bangka Belitung (Babel) langsung merespon kebijakan Penjabat Gubernur Ridwan Djamaluddin menujuk Thamron, alias Aon menjadi Ketua Satgas Tambang Ilegal.

Tepatnya, sebelum memulai gelar sidang Paripurna dalam agenda pembacaan rekomendasi DPRD Babel atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tahun 2021, Senin (20/6) kemarin.

“Sesuai komitmen kami, ini sudah kami tanyakan langsung dan saya bersyukur sudah mendapatkan penjelasan dari beliau,” kata Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi kepada sejumlah wartawan.

Ia memahami kontroversi di tengah masyarakat, mengingat ketua Satgas dipegang oleh orang-orang yang disebut-sebut “bos besar” tambang di Babel. Namun, pihaknya lebih memilih berprasangka baik atas kebijakan RD-Ridwan biasa dikenal. Dengan alasan, Aon sosok yang sangat mengenal kondisi di lapangan guna mencapai misi penanganan masalah tambang ilegal di Babel.

“Beliau mengajak kita berbaik sangka, tidak ada orang yang sempurna seperti malaikat dan tidak ada pula orang tidak punya kelalaian, kekhilafan dan sebagianya. Oleh karena itu kita berpikiran positif dan kita berharap pak Aon yang ditunjuk lewat kesepakatan dan mungkin disetujui pak Aon sendiri bisa memberi kepercayaan kepada masyarakat Babel,” ungkapnya.

Poin utamanya, dijelaskan Amri, bahwa Pj Gubernur memandang urusan bernegara ini tidak bisa diserahkan semuanya kepada pemerintah saja, namun seluruh stakeholder kemasayarakatan harus terlibat. Termasuk termasuk masyarakat pelaku usaha tambang.

“Kedua, persoalan penyelesaikan tambang ilegal ini bukan urusan yang mudah, dan ini tidak hanya di Babel, hampir sama dengah daerah yang ada tambangnya. Seperti di Sulawesi Utara. Oleh sebabnya ia (Pj Gubernur) mengajak semua tanpa menuduh siapapun untuk bersama-sama menyelesaikan sebaik-baiknya,” ungkap Amri.