oleh

Pulihkan Lahan Bekas Tambang, RD Canangkan Gerakan Hijau Biru Babelku

babelpos

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Pencanangan Gerakan Penghijauan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ‘Hijau Biru Babelku’ dengan melakukan penanaman pohon di Kawasan Gedung Pusat Layanan Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil (KUMK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/6/2022).

Kegiatan Pencanangan yang diinisiasi Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin ini turut dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani beserta Kepala Daerah di Babel.

Dalam pencanangan ini pihaknya menanam cemara laut dan ketapang di lahan seluas 0,5 hektar. Dimana lokasi penamanan ini tidak jauh dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang yang sebelumnya kawasan ini merupakan kawasan penambangan timah ilegal.

Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin mengatakan program penghijauan di Bangka Belitung memang bukanlah pekerjaan yang mudah, memerlukan usaha bersama dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal ini lantaran akibat aktivitas tambang timah ilegal yang terjadi secara masif.

“Industri ini (pertambangan) sering dicitrakan buruk karena kerusakan lingkungan yang masif. Untuk itulah kita dengan penuh kesadaran memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada namun tetap menjaga lingkungan demi kemaslahatan,” katanya dalam sambutan.

Ia menyebutkan Bangka Belitung memiliki luas daratan sebesar 16.424, 06 km dari daratan itu 57,2 persen kawasan ini merupakan izin usaha pertambangan. Dengan kandungan mineral logam timah 55,53 persen.

“Sebagian besar wilayah darat di Provinsi ini digunakan untuk pertambangan mineral logam. Yang kita lihat ini hanya setengah hektar dari 60.400 hektar bukaan lahan akibat tambang ilegal. Dari total luas wilayah IUP 288 hektar. Artinya mendekati 21 persennya bukaan lahan akibat tambang ilegal,” sebutnya.