oleh

RD Kumpulkan Para Pelaku Timah, Aon Ketua Satgas!

babelpos

*Aon: Teknisnya akan Kita Bicarakan

PENJABAT Gubernur Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin –yang akrab disapa RD–, akhirnya memulai caranya untuk memperbaiki tata kelola pertambangan di Babel.

Salah satu upaya mengumpulkan seluruh tokoh pelaku usaha indrustri pertimaham di Babel, Minggu (17/6) kemarin di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur. Dalam pertemuan itu, RD membentuk Satuan Tugas Penambangan Ilegal.

Hadir juga Kapolda Babel Irjen Pol Yan Sultra, perwakilan Danrem 045/Gaya, perwakilan Kejati Babel, PT Timah, Sekretaris Daerah Naziarto, dan Kepala Dinas ESDM Babel Amir Syahbana.

Menariknya, RD mengubah pola untuk mengentaskan penambangan ilegal di Babel, bahkan tidak mengedepankan razia terhadap aktivitas ilegal ini. Namun lebih mengarahkan, aktivitas yang dulunya dinilai “haram” itu menjadi “halal” alias sesuai peraturan perundang-undangan.

Yang mengejutkan, ketua Satgas ini bukan dari pemerintah maupun aparat penegak hukum, melainkan pelaku usaha pertambangan dan industri pertimahan.

Dalam rapat pembentukan satgas itu, semua suara sepakat menujuk salah satu bos timah yang cukup ternama dari Koba Bangka Tengah, Thamron atau yang akrab disapa Aon. Tokoh pelaku usaha pertambangan/industri pertimahan asal Koba, Bangka Tengah ini menjadi ketua Satgas.

Meski berkali-kali menolak, Aon akhirnya bersedia setelah mendengar penjelasan RD. Simbolis penunjukan ketua Satgas ini dilakukan dengan pemberian T-Shirth bertuliskan “Stop Tambang Ilegal” yang diberikan langsung oleh RD.

Sebelumnya dalam rapat itu, ditegaskan RD, soal pertambangan ilegal ini menjadi fokusnya sesuai yang diamanatkan pemerintah pusat.