oleh

Peserta KHI 2022 Takjub Pesona Danau Pading & Nganggung di Kampung Halal Perlang

babelpos

PANGKALPINANG – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman,S.T, menyambut hangat kunjungan puluhan peserta Kongres Halal Internasional 2022, Kamis (16/06/2022) di Kawasan Wisata Danau Pading Desa Perlang. Ia berharap kunjungan silaturahim ini akan berkelanjutan membawa manfaat dalam akselerasi pembangunan sektor pariwisata halal dan industry halal di Kabupaten Bangka Tengah.

”Saat ini Kawasan Wisata Danau Pading Desa Perlang Bangka Tengah ini masuk dalam tataran 50 besar desa wisata nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,” sebutnya bangga.

Dengan penetapan dibawah kepemipinan Kemenkraf Sandiaga Uno ini, Ayi mengaku semakin bersemangat untuk meningkatkan nilai jual kawasan wisata di Desa Perlang ini dengan serangkaian fasilitas fisik maupun service kepariwisataan yang lebih baik lainnya. Sebab di kawasan wisata ini, pengunjung tidak hanya dimanja dengan keindahan pemandangan danau pading, tetapi juga ada areal perbukitan, air terjun, danau linau, pantai, rumah adat usia ratusan tahun, Ngangung bersama dan lainnya.

Ayi bersyukur karena dari pelaksanaan Kongres Halal Internasional 2022 di Novotel Bangka 14 – 15 Juni 2022, telah menghasilkan sejumlah relosusi penting untuk akselerasi pengembangan sektor industri pariwisata halal, ekonomi kreatif dan syariah khususnya di Bangka Belitung maupun Indonesia umumnya.

Ini juga jadi motivasi bagi Kabupaten Bangka Tengah untuk semakin menunjang nilai jual dari produk-produk industri halal dan ekonomi kreatif di Bumi Selawang Segantang ini, dengan bercermin juga sesuai syariah Islam.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah selama ini juga terus berupaya membantu mempermudah akses bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Selain itu melalui Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Tengah beserta stakeholder terkait juga mendampingi para pelaku usaha dengan memberikan pelatihan secara kontinyu.

”Alhamdulilah semenjak saya membersamai di Pemerintahan Bangka Tengah ini sejak 2009, bahwasannya semua pelaku UMKM di Bangka Tengah ini telah mendapatkan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan dari Pemkab Bangka Tengah melalui Pemerintah Desa masing-masing. Dan salah satu desa yang cukup berhasil adalah di Desa Perlang,” ujarnya.

Terlihat, puluhan peserta Kongres Halal Internasional 2022 yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri tersebut, sangat takjub dengan panorama alam yang disuguhkana oleh Danau Pading Perlang. Bahkan semakin antusias saat pemerintah dan masyarakat Desa Perlang menjamu para tamunya dengan Nganggung bersama aneka sajian kuliner khas di Masjid Raya Desa Perlang.

Untuk itu sejumlah peserta juga berjanji akan siap kembali berkunjung ke Babel dan membawa lebih banyak lagi sahabat, mitra dan keluarga.

Selain di Desa Perlang, para peserta KHI juga ada yang mengunjugi objek wisata di Bangka Selatan, Kota Pangkalpinang dan Pulau Belitung.

Terpisah, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Bangka Belitung, Nardi Pratomo mewakili Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung, Zayadi serta Sekretaris MUI Babel, Ahmad Luthfi bersyukur lantaran kegiatan kongres ini telah berhasil dilaksanakan dengan sukses.

Ia menyebut bahwa dari resolusi halal yang dihasilkan dari KHI 2022 ini adalah amanah bagi para pejuang halal termasuk di Babel untuk melaksanakan akselerasi pembangunan sector industri halal, pariwisata halal, ekonomi kreatif dan syariah.

Hal ini dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional yakni menjadikan Indonesia sebagai negara produsen halal nomor 1 dunia 2024.

”Dengan KHI 2022 artinya ini telah menempatkan posisi Babel sebagai tempat lahirnya resolusi halal dunia. Sehingga ini juga akan menjadi spirit penting bagi Babel yang sebelumnya tidak begitu dilirik oleh banyak orang dalam hal halal, tetapi sekarang justeru menjadi antensi besar bagi nasional dan internasional,” ujarnya.

Kongres Halal Internasional 2022 diikuti oleh 13 perwakilan negara secara offline atau hadir langsung di Bangka Belitung seperti Nigeria, Malaysia, Jepang, Taiwan, India, Spanyol dan lainnya. Sisanya lebih dari 20 negara mengikuti secara online. Sementara untuk peserta nasional diikuti seluruh Ketua MUI seluruh Indonesia, Komisi Fatwa seluruh Indonesia, LPPOM MUI seluruh Indonesia, penggiat wisata halal seluruh Indonesia, perguruan tinggi seluruh Indonesia, komunitas bisnis, ormas Islam, perbankan syariah dan sebagainya.

Menurut Nardi dengan KHI 2022 di Babel ini akan semakin membuka peluang besar bagi Babel dan Indonesia untuk membangun jejaring industri halal hingga ke tingkat internasional.

Menariknya dalam kesempatan KHI 2022 ini MUI dan LPPOM MUI juga telah melakukan soft opening Kampung Wisata Halal yang memang dalam 2 tahun ke depan kita targetkan 60 % dari kampung -kampung di Babel ini menjadi kampung wisata halal.

“Dan dalam rangka ini kita sangat memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam maupun luar negeri. Sehingga upaya ini akan semakin mampu menguatkan eksistensi bahwa di Bangka Belitung memang konsen melakukan akselarasi pengembangan Kampung Wisata Halal bertaraf internasional,” tambah Nardi optimis.

Tahun 2019 Provinsi Bangka Belitung juga telah merintis adanya Kampung Pangan Halal yang tersebar di 7 kabupaten/kota. Yang saat ini statusnya sudah dinaikan menjadi Kampung Wisata Halal. (**)