oleh

Di Bangka, Jika Tak Vaksin, Sanksi dan Denda Menanti

babelpos

*Usia 18 Tahun Vaksin Booster

SUNGAILIAT – Pemkab Bangka kembali meminta masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Imbauan yang dikeluarkan lewat edaran tersebut, juga mendorong adanya persyaratan dengan bukti sertifikat vaksin Covid-19 saat hendak mendapatkan layanan administrasi publik di instansi pemerintah.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan surat edaran Pemkab Bangka itu nomor: 441/2995/Kes2022 ditandatangani Sekda Bangka, Andi Hudirman. Ditujukan kepada OPD tingkat kabupaten, kecamatan hingga kelurahan desa, surat tertanggal 3 Juni itu juga meminta penundaan pemberian jaminan sosial apabila penerima belum vaksin.

Dijelaskan Boy Yandra, merujuk Peraturan Presiden RI No. 14 tahun 2021 pasal 19 ayat 2, setiap orang yang ditetapkan menjadi penerima sasaran vaksin Covid-19 bila tidak mengikuti vaksin akan dikenakan sanksi administratif.

“Sanksi berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial. Penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan atau denda,” jelas Boy Yandra kepada Babel Pos, Selasa (14/6).

Ia lanjutkan, terkait edaran tersebut ditegaskan, pada dasarnya tujuan vaksinasi adalah untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini guna mengatasi virus Covid-19 yang diperlukan komitmen bersama dalam mendukung cakupan vaksin dosis satu, dosis kedua dan dosis ketiga.

“Khusus masyarakat 18 tahun ke atas mengikuti vaksinasi booster/ketiga sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan pelayanan administrasi publik. Dengan menunjukkan kartu vaksin atau sertifikat vaksin ketiga yang telah diinput dalam aplikasi peduli lindungi,” pungkasnya. (trh)