oleh

Target PAD Tahun 2022 Disparbud Babar Telah 86 Persen

babelpos

MUNTOK – Walaupun baru memasuki pertengahan tahun 2022, Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat (Babar) telah mecapai 86 persen.

Diketahui pada tahun 2022 ini, Disparbud Babar menargetkan PAD sebesar Rp.330 juta, yang didapat dari karcis Pasanggerahan Menumbing dan Pantai Batu Rakit.

“Disektor Pariwisata 330 juta yang kita diambil dari Menumbing dan Pantai Batu Rakit, karena ada atraksi di Menumbing itu dipertengahan bulan Juni ini sudah tercapai 86 persen dan wisatawan yang berkunjung mungkin kurang lebih sekitar 85.000 orang, jadi terjadi lonjakan yang cukup signifikan,” ujar Kepala Disparbud Babar, Muhammad Ali, Selasa (14/6).

Telah hampir tercapainya target PAD tersebut, disebut Ali karena adanya tata pamer di Menumbing. Karena hal itu ia optimis untuk tahun depan akan menaikan targetnya.

“Kami dari tahun-tahun tetap menaikan target. Tahun depan kita targetnya sekitar 500 jutaan,” ucapnya.

Namun, dengan hanya mencapai 97,5 persen dari yang ditargetkan sebesar Rp. 175 juta pada tahun 2021 lalu.

Menurut Ali karena saat itu masih dalam masa pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM level 4 sehingga tempat wisata ditutup.

“Kami dari tahun-tahun tetap menaikkan target, walaupun tahun kemarin ada pandemi kita tidak bisa mencapai 100 persen, masih sisa sekitar 2 persen artinya sudah maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, guna meningkatkan PAD pihaknya menetapkan sebanyak 13 Desa Wisata yang diharapkan kedepan dapat memberikan kontribusi bagi Kabupaten Bangka Barat.

“Kita kedepan terus mengusahan desa-desa juga dapat berkontribusi untuk PAD karena sejak akhir Desember sampai hari ini kami sudah menetapkan 13 desa wisata,” katanya.

Menurutnya, apabila desa Pariwisata sudah berkembang otomatis akan berdampak pada perekonomianBangka Barat.

“Kami berharap juga, dinas terkait termasuk Dinsos Pemdes dapat membina desa, sehingga desa ini dapat menyisihkan dananya untuk membangun pariwisata di desa,” harapannya.

Adapun 13 desa yang sudah ditetapkan yakni, Desa Air Limau, Desa Air Belo, Desa Air Putih, Desa Pelangas, Desa Air Nyatoh, Desa Air Lintang, Desa Penyampak, Desa Kapit, Desa Teluk Limau, Desa Air Gantang, Desa Ketab, Desa Tuik dan Desa Air Bulin. (**)