oleh

Tahun 2024

babelpos

Oleh: Syahril Sahidir – CEO Babel Pos Grup —

DIBANDING Pemilu dan Pilkada sebelumnya, tahun 2024 tentu akan beda. Pemilu itu nantinya yang paling heboh dari semua sisi.

Harapan kita, Meski Pemilu itu nanti adalah yang Ter-Paling, semoga rakyat jangan Ber-paling. Rakyat tak boleh pesimis, tetap harus semangat dan optimis, anggap ini sebagai jalan menuju ke arah demokrasi yang lebih baik.

Tapi, hendaklah ini juga sekaligus pembelajaran bagi para petinggi negeri, para politisi, para orang-orang hebat yang gemar berkoar-koar di media dan televisi dari negeri besar ini untuk berpikir mencari pola dan cara serta langkah yang tepat menyederhanakannya.

Kita tentu tak ingin rakyat menjadi pesimis. Konsep Pemilu yang hemat, sederhana, murah, dan meriah serta aspiratif tetap harus menjadi semangat kita. Untuk itulah para politisi, para penyelenggara negeri, para orang-orang pintar di negeri ini, silahkan berembuk lagi, berunding lagi, berpikir lagi, yakinlah akan ditemukan cara dan pola yang rakyat bisa menikmati arti sesungguhnya sebuah pesta demokrasi.

Kita tentu sepakat, pesta demokrasi tahun 2024 yang sebenar-benarnya bisa dinikmati anak negeri. Jangan ada lagi kata mati, apalagi sampai ada yang bunuh diri karena stres ditekan oleh sistem yang terlalu rumit untuk dimengerti.

Pemilu adalah pesta politik. Adagiumnya memang, politik selalu bermuara pada kepentingan. Kepentingan partai, kepentingan pribadi, dan tentu hal yang pasti harapan kita yang terbesar adalah kepentingan negeri.

itulah sebabnya kadang, ketika sedang membangun pola dan sistem, benturan kepentingan tak bisa lepas. Yang tengah duduk di kursi kekuasaan tentu ingin mempertahankan kekuasaannya, yang tengah berada di luar lingkar itu tentu ingin meraihnya. Dan memang begitulah politik.

Nah, di saat inilah para petinggi dan penentu kebijakan itu diharapkan berkepala dingin dengan menempatkan kepentingan rakyat di atas segala-galanya dalam arti yang sesungguhnya. Sistem dan pola yang dibangun bukan memikirkan kepentingan partai apalagi pribadi, tapi memang pola yang mempermudah rakyat menyalurkan aspirasinya sehingga makna pesta demokrasi hakiki tercapai.

Tahun 2024, masih lama, tapi tak lama lagi? ***