oleh

Polres Bangka akan Tindak Penambang Ilegal di Jalan Laut dan Deniang

babelpos

*Bila Tetap Menambang, Spanduk Imbauan Kembali Dipasang

SUNGAILIAT – Tambang ilegal yang terus berulang beraktivitas walau ditertibkan kembali diperingatkan Polres Bangka. Selain mendatangi langsung lokasi dan menemui penambang polisi juga memasang spanduk peringatan yang berisi sanksi pidana.

Lokasi tambang yang menjadi fokus Polres Bangka melalui Satreskrim berada di Desa Deniang Kecamatan Riausilip, dan Kampung Nelayan Satu Sungailiat. Tak hanya di situ, lokasi tambang di samping Kafe 88 Lingkungan Jalan Laut Sungailiat dan lokasi tambang Rico di jalan laut Sungailiat ikut dipasangi spanduk peringatan.

Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan mengatakan spanduk peringatan tersebut, memuat tulisan “Dilarang Melakukan Aktivitas Penambangan Tanpa Izin  Pasal 158 Undang-Undang RI No.4 Tahun 2009, tentang setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 31, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 atau ayat 5 diancam dengan pidana  penjara 10 tahun dan denda 10 miliar rupiah”.

“Kegiatan penertiban dan pemasangan spanduk peringatan atau imbauan ini dengan tujuan melarang adanya aktivitas penambangan timah ilegal atau tanpa izin di kawasan tersebut,” kata AKBP Indra Kurniawan kepada wartawan, Jumat (3/6).

Pihaknya menegaskan, kegiatan yang kesekian kalinya ini diharap membuat para penambang ilegal paham dan tidak berani untuk melakukan penambangan timah ilegal di  wilayah itu.

“Satreskrim Polres Bangka akan melakukan tindakan hukum yang tegas kepada para penambang apabila tidak mengindahkan dan atau tetap melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut,” tegas AKBP Indra Kurniawan. (trh)