oleh

Titik Rawan Laka Lantas di Babar Ada di Desa Tebing

babelpos

MUNTOK – Hingga Mei 2022 angka kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bangka Barat terdapat 16 kecelakaan, 15 korban meninggal dunia, enam luka berat dan delapan luka ringan dengan total kerugian material sebesar Rp 42 juta.

“Dari 16 kasus lakalantas di tahun 2022 sebanyak delapan kasus sudah dilimpahkan ke Kejaksaan sementara sisanya masih dalam proses,” ungkap Kasatlantas Polres Bangka Barat Iptu Sianturi, Kamis (2/6).

Sedangkan pada tahun 2021, angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 37 kasus dengan 28 korban meninggal dunia, 25 luka berat, 28 luka ringan dengan total kerugian material Rp118 juta.

“Ada penurunan angka kecelakaan lalu lintas di Babar. Dugaan sementara disebabkan laka lantas ini human error atau kelalaian manusia,” ucapnya.

Diterangkannya titik rawan laka lantas terjadi di Desa Tebing, Kecamatan Kelapa, sebab dari beberapa kejadian memakan korban jiwa.

“Titik jalan yang rawan kecelakaan ada di Desa Tebing karena di sana ada beberapa kejadian laka yang menelan korban. Sementara daerah lain menyebar,” bebernya.

Untuk mengatasi kecelakaan lalu lintas, Sianturi menghimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.

“Spion, knalpot, dan pelat nomor serta kelengkapan berkendara harus dilengkapi, juga harus memperhatikan rem dan ban kendaraan guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Terutama rem karena rem ini sangat pital untuk keselamatan berkendaraan,” pungkasnya. (**)