oleh

Perkara Ikan, Pria Ini Main Parang

NAMANG – Yopi (27), warga Desa Cambai, Kecamatan Bangka Tengah diringkus Tim Sergap Reskrim Polsek Namang. Pelaku ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana percobaan penganiayaan terhadap Idham Fahmi (25).

Kapolsek Namang, Ipda Endi seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya Mustario membenarkan pengungkapan kasus 335 atas nama Yopi, yang mana penangkapan tersebut langsung dipimpin oleh Kanit Reskrim.

“Kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan warga atas nama pelapor Idham Fahmi dengan Laporan Polisi nomor : LP/B/01/I/2022/SPKT/POLSEK NAMANG/POLRES BATENG/POLDA KEP. BABEL,” ungkapnya kepada Babel Pos, Selasa (11/1/2022).

Dikatakan Ipda Endi, kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu, (9/1/2022) di rumah pelapor yang ada di Desa Cambai.

“Kejadian percobaan penganiayaan bermula dari korban yang sedang berada di rumahnya, didatangi saudara Yopi. Pelaku ini menanyakan ikan yang ada di tambak korban, kemudian Idham pun menjawab tidak ada,” tutur Ipda Endi.

“Sembari meyakinkan saudara Yopi, korban ini mengajak pelaku ke tambak ikan yang berada di samping rumahnya, sambil memberitahukan kembali bahwa ikan yang ada di dalam tambak sudah tidak ada lagi,” sambungnya.

“Diduga karena kesal oleh pernyataan Idham, pelaku pun langsung mencabut sebilah parang yang ada di pinggangnya dan mencoba mengarahkan parang tersebut ke arah kepala korban dengan cara menebas sebanyak satu kali, namun pelapor masih sempat untuk mengelak dari tebasan pelaku,” lanjutnya.

Dikatakan Ipda Endi, karena korban merasa terancam ia pun langsung berlari menjauh pelaku dan kemudian terjadilah aksi kejar-kejaran antara saudara Yopi dengan parangnya dan korban.

“Kemudian korban ini mengaku sempat mendengar pelaku mengancam akan membunuh pelapor dan karena merasa nyawanya terancam, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Namang,” jelasnya.

“Saat ini pelaku atas nama Yopi tersebut sudah diamankan, dan sementara ini pelaku kami limpahkan ke satuan Reskrim Polres Bangka Tengah untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (sak/ynd)

News Feed