oleh

Dua Terdakwa Tipikor BPRS Toboali Dituntut 5,6 Tahun

babelpos

*Juga Uang Pengganti dan Denda

DUA terdakwa Effriansyah dan Nazwien Nadjamuddin alias Nazwin Fachrozie alias Nazwin dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyimpangan dalam pembiayaan (pinjaman) Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung Cabang Toboali, dituntut 5 tahun dan 6 bulan penjara oleh tim JPU Kejari Bangka Selatan, yang diketuai Zulkarnaen Harahap dalam sidang di Pengadilan Tipikor Kota Pangkalpinang, kemarin (10/12).

—————

DALAM sidang dengan majelis hakim yang diketuai Iwan Gunawan beranggota M Takdir dan Warsono itu, selain dituntut penjara juga dikenakan pidana uang pengganti masing-masing: Effriansyah selaku mantan pemimpin BPRS Cabang Toboali berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 420.735,587, jika tidak membayar paling lambat 1 bulan setelah putusan tetap maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untk membayar maka dipidana penjara selama 3 tahun.

Nazwin selaku debitur berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 462.917,931, jika tidak membayar paling lambat 1 bulan setelah putusan tetap maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar maka dipidana penjara selama 3 tahun.

Ternyata hukuman tidak cukup sebatas itu, para terdakwa juga dikenakan dengan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Para terdakwa dijerat pidana dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang-undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan undang-undang no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP.