oleh

Ajakan Nikah Ditolak Pacar, Video Indehoy Disebar

TOBOALI – Sgj (21) pemuda Desa Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya berurusan dengan hukum atas perkara tindak pidana pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait menyebarluaskan rekaman video mesum miliknya di akun media sosial, Senin (1/11/2021) lalu.

Mirisnya, video mesum yang disebarluaskannya itu adalah rekaman video saat sedang indehoy bersama kekasihnya berinisial Skh (20) warga Desa Pasir Putih pada Rabu (19/5/2021) lalu di Pantai Tanjung Ru Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai.


Video mesum tersebut disebarluaskannya sebanyak 4 kali, tanggal 1, 3, 7 dan 10 November 2021 di akun media sosial miliknya dengan menambahkan foto kekasihnya beserta foto pribadinya di dalam video tersebut.

“Tersangka diamankan di Desa Sadai pada tanggal 10 November 2021 sekira pukul 14.30 WIB. Tersangka disangkakan Pasal 27 Ayat 1 Junto Pasal 45 Ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” tegas Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Basel, AKP Albert Daniel Tampubulon saat konferensi pers, Senin (22/11) sore.

Pengakuan tersangka, lanjut Daniel, rekaman video mesum tersebut disebarluaskannya lantaran kesal diputus oleh kekasihnya.

“Tersangka berhubungan badan dengan kekasihnya dan tanpa sepengetahuan kekasihnya tersangka merekam hubungan badan tersebut dengan menggunakan ponsel merk Vivo milik tersangka,” jelas AKP Daniel.

Sementara, tersangka Sgj kepada wartawan mengakui, bahwa sengaja menyebarluaskan rekaman video mesum tersebut lantaran kesal dengan kekasihnya selingkuh dan tidak mau diajak menikah.

“Dia selingkuh dan saya ajak menikah dia tidak mau. Kami pacaran sudah hampir 2 tahun. Kalau sudah berapa kalinya kami berhubungan badan, saya sudah lupa,” ucap tersangka.(tom)


News Feed