oleh

Pemkot Ancam Segel Tempat Usaha Jika Masih Buka di Atas Pukul 22.00 WIB

babelpos

PANGKALPINANG – Meningkatnya konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pangkalpinang membuat Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan upaya pembatasan jam operasional pelaku usaha. Bahkan, yang membandel akan diberikan sanksi tegas berupa penyegelan tempat usaha. Mereka diminta untuk tidak melakukan transaksi atau membuka tempat usaha di atas pukul 22.00.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revaldi. Menurut dia, pemberlakuan jam operasional tempat usaha tersebut didasari dari maklumat Kapolres Pangkalpinang.

“Tim yustisi beserta TNI, Polri, Satpol PP, BPBD dan Dishub akan melakukan pemantauan terhadap tempat usaha seperti cafe dan tempat makan yang beroperasi di atas pukul 22.00,” jelasnya.

Ditambahkannya, penyegelan tempat usaha diberlakukan jika pelaku usaha yang melanggar aturan pembatasan jam malam terlihat masih beroperasi kembali dan membandel setelah dilakukan pemanggilan pertama dengan sanksi teguran tertulis. Pemkot tidak bermaksud membatasi perekonomian masyarakat, namun menurutnya hal tersebut dilakukan untuk mengajak masyarakat mengembalikan imunitas tubuh dengan beristirahat yang cukup.