oleh

Sepanjang 2020, 195 Karyawan di PHK, 11.600 Karyawan Dirumahkan

babelpos

PANGKALPINANG – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang mencatat ada sebanyak 195 karyawan yang dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 11.600 karyawan yang dirumahkan sepanjang tahun 2020 lalu.

Jumlah tersebut dirampung dari total 439 perusahaan yang terdata di Kota Pangkalpinang.

Menurut Kepala DPMPTSP dan Naker Kota Pangkalpinang, Yan Rizana melalui Kabid Tenaga Kerja, Amrah Sakti, kondisi ini dikarenakan pandemi Covid-19. Katanya, hampir 90 persen dari total perusahaan terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dari awal kami menekankan kepada seluruh perusahaan agar tidak melakukan PHK dengan alasan pandemi, dan itu kami hindari. Makanya saat ini banyak karyawan yang dirumahkan,” ungkap Amrah saat ditemui Babel Pos diruang kerjanya, Kamis (7/1/2021).

Terkait nasib para karyawan yang dirumahkan, dikatakan Amrah, berdasarkan surat edaran Kementerian Tenaga Kerja RI bahwa bagi perusahaan yang belum beraktivitas normal, maka diberikan kesempatan untuk merundingkan masalahnya antara kedua belah pihak yakni perusahaan dengan karyawan.