oleh

Pilih, Cuma Dihitung atau Diperhitungkan?

babelpos

Berbanding terbalik dengan incumbent, adalah kandidat lainnya yang mungkin sudah dikenal ketokohannya di masyarakat, atau merasa sudah dikenal, tentu perlu langkah lebih awal agar masyarakat tahu bahwa memang dia akan maju, akan bertarung, dan secara tersurat dia juga sudah mensosialisasikan diri bahwa dia adalah salah satu kandidat bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati dalam Pilkada mendatang.

Langkah sosialisasi ini perlu segera dan disegerakan, karena bagaimanapun sosialisasi tentu tak cukup sekali, memperkenalkan diri juga tak cukup jika hanya dengan menyatakan diri atau deklarasi. Alangkah baiknya jika sosialisasi ke masyarakat itu dilakukan berulang kali sejak dini.

Ibarat bertanam, tentu tak cukup jika hanya sekali tanam, lalu tinggal tunggu hasil. Tapi, tentunya perlu usai bertanam dijaga dan dipupuk, rumput nan tumbuh dibuang, air yang kurang berarti perlu disiram, awas dan jaga juga siapa tahu diserang hama. Jika nama dan maksud sudah tertanam di masyarakat, tentu harapan untuk terpilih menjadi besar. Tapi, itu tetap bukan jaminan.

Ingat, dalam Pilkada selalu ada hama yang menggerogoti.
Salah satunya, Corona?***