oleh

Penyelundup Mineral Ikutan Mulai Sidang, Pemasok Harus Dipanggil!

babelpos

*Dedi Yulianto: Asal Usul Barang Harus Jelas, Termasuk Smelter yang Dapat Fasilitas Persetujuan RKAB

PAGI ini, Pengadilan Negeri Pangkalpinang akan menggelar sidang kasus penyelundupan mineral ikutan berbentuk batako oleh home industry di Air Gegas, Bangka Selatan, dengan nomor perkara 183/Pid.Sus/2020/PN Pgp.

—————-

ADA 2 orang yang akan didudukkan sebagai terdakwa, masing-masing Syamsul Arifin als Sul (pemilik home industri), dan Wawa Sarwa Andreawan als Wawak (penghubung).

Perkara ini cukup menyita perhatian, karena dalam pengungkapannya melibatkan 3 Polda –Polda Babel, Polda Sumsel dan Polda Jawa Barat–.

Hal lain yang membuat kasus ini menjadi sorotan, karena ternyata ada 5 bos timah yang diduga sebagai pemasok mineral ikutan berbentuk batako tersebut. Meskipun dalam kasus itu mereka tidak dijadikan tersangka, namun sebagai pemasok barang yang nyaris dijual secara ilegal justru memperlihatkan peran mereka sangat penting.

Mantan Wakil Ketua DPRD Babel, Dedi Yulianto menegaskan, apapun bentuk barangnya, tak hanya timah, tetapi termasuk mineral ikutan itu harus jelas soal asal usul barang. ”Jadi di sini suatu keharusan di pengadilan nanti, ke 5 pemasok itu dipanggil. Tak hanya untuk kesaksian seputar kedua terdakwa, tapi juga untuk dimintai keterangan soal asal usul barang mineral ikutan itu,” ujarnya kepada Babel Pos, tadi malam.