oleh

Tito: Pemda Sosialiasikan New Normal

babelpos

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mensosialisasikan penerapan new normal atau tatanan kenormalan baru ke masyarakat.

——————-

MESKI Instruksi ini kontradiktif dengan data yang dihimpun Gugus Tugas Penanganan Virus Corona yang mencatat penambahan jumlah masyarakat yang terpapar menjadi 1.240 orang atau 51.427 orang total keseluruhan.

”Kita perlu menerapkan new normal itu, dan sekali lagi langkah-langkah yang dilakukan oleh jajaran provinsi sebetulnya saya lihat sudah cukup memahami, persoalannya saya lihat adalah bagaimana mensosialisasikan sampai ke garis bawah. Karena ini tidak gampang apalagi di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, tidak gampang karena heterogen, individualistiknya tinggi,” kata Mendagri saat melakukan kunjungan kerja ke Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6).

Mendagri juga meminta Pemda berkaca dengan Bali untuk melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat dalam penerapan protokol kesehatan selama new normal atau tatanan kenormalan baru dilaksanakan.

”Ini kita berkaca dengan kasus Bali. Kenapa bisa lebih terkendali? Karena sistem budaya dan sistem sosial masyarakatnya yang lebih homogen dan kemudian taat kepada para tokoh dan sistem desa adatnya yang kuat sekali, dan di situ ada pecalang-pecalang itu sangat luar biasa, sehingga ini membuat bagaimana situasi Surabaya, Jatim memanfaatkan local wisdom ini, yang punya local wisdom adat setempat, bagaimana ketaatan kepada ustaz, kyai, kepada tokoh adat ini perlu masuk ke situ,” paparnya.

Yang kedua, daerah heterogen mau tidak mau menggunakan struktur formal yaitu dari bertingkat sampai dengan ke kampung RT/RW, mensosialisasikan bagaimana cara penanganan. Pelibatan swasta, di samping peran aktif pemerintah sangat diperlukan dalam penerapan protokol kesehatan selama penerapan new normal. ”Tak hanya itu, Pemda juga mengkaji kemungkinan sanksi hukum atau sanksi sosial yang dapat dijatuhkan pada pelanggar penerapan protokol kesehatan selama new normal ini,” timpalnya.

Sementara itu Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 sampai dengan Jumat, bertambah 884 orang sehingga totalnya menjadi 21.333 orang, kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. ”Menjaga jarak ini menjadi kunci, di samping menggunakan masker,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun sampai dengan Jumat, pukul 12.00 WIB, kasus positif Covid-19 tercatat bertambah 1.240 menjadi total 51.427 orang atau meningkat dibandingkan 1.178 kasus pada hari sebelumnya, sedangkan korban meninggal tercatat bertambah 63 orang menjadi 2.683 orang.