oleh

Kasus Pencemaran Nama Baik Rudi Cs, Banding, Jaksa Optimis PT Perkuat Tuntutan

babelpos

*PH: Kami Keberatan Dengan Putusan Tersebut

MESKI sudah divonis terbilang ringan, yaitu 2 bulan, dengan percobaan 4 bulan, ternyata kasus pencemaaran nama baik yang menyeret 2 pengurus Atomindo masing-masing Rudi Sahwani dan Darmansyah ternyata terus berlanjut banding di Pengadilan Tinggi (PT) Bangka Belitung (Babel).

————————-

KEDUA belah pihak, masing-masing Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Penasihat Hukum kedua terdakwa, menyatakan keberatan atas vonis dari Pengadilan Negeri Pangkalpinang tersebut.

JPU Erni Yusnita dari Kejati Babel mengatakan, perkara pencemaran nama baik dengan terdakwa Rudi Sahwani dan Darmansyah pada CV Venus Inti Perkasa, memang sedang banding di PT Babel. Erni optimis banding yang mereka ajukan akan memperkuat tuntutan yang telah mereka bacakan pada 2 terdakwa itu di Pengadilan Negeri Pangkalpinang sebelumnya.

“Tuntutan yang kita bacakan lalu itu menuntut para terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 bulan karena telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik secara tertulis yang dilakukan secara bersama-sama. Mereka telah melanggar pasal 310 ayat (1) (2) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan kedua penuntut umum. Perintahnya agar 2 terdakwa ditahan,” kata Erni kepada harian ini, kemarin.

Namun, pihak majelis hakim memutuskan berupa pidana bersyarat. Yakni menjatuhkan pidana kepada para terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 2 bulan. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena para terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 4 bulan berakhir.

“Kita hormati putusan majelis hakim tersebut. Tetapi selaku JPU kita punya hak untuk mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Bangka Belitung,” ucapnya.

“Kita menghormati putusan tingkat awal, namun untuk banding tentu kita optimis saja majelis hakimnya sependapat dengan pertimbangan hukum JPU. Pertimbangan hukum tersebut telah sesuai dengan fakta persidangan yang ada,” tandasnya.

Dalam putusan pada 11 Mei 2020 oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang yang diketuai, Rendra Yozar Dharma Putra dengan hakim anggota Siti Hajar Siregar dan Iwan Gunawan, menyatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan penistaan dengan tulisan sebagaimana dalam dakwaan kedua. Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 2 bulan. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena para terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 4 bulan berakhir.