oleh

Protokol Covid-19 Jadi Syarat dan Kunci Utama Pelaksanaan New Normal di Dunia Pendidikan

babelpos

PANGKALPINANG – Dalam menjalankan kebijakan tatanan kehidupan baru yang dikenal dengan istilah “New Normal” khususnya di bidang pendidikan, penerapan protokol Covid-19 sesuai dengan peraturan Kementerian Kesehatan RI, syarat mutlak yang harus dilaksanakan dan menjadi kunci utama keberhasilan.

Hal itu ditegaskan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman saat menjadi keynote speaker dalam web seminar (webminar) yang digagas oleh Dewan Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tema “Kebijakan dan Kesiapan Pendidikan dalam Memasuki Era New Normal” melalui video conference, Sabtu (6/6/20) pagi.

Dalam keynote speechnya itu Gubernur Erzaldi menyampaikan bahwa istilah New Normal adalah bagaimana kehidupan yang masih dalam kondisi pandemi Corona bisa diarahkan ke kehidupan gaya baru, setelah tiga bulan seluruh gerak-gerik masyarakat dibatasi akibat pandemi ini.

Tentu saja new normal bukan normal dalam arti kembali normal lagi, tetapi kehidupan gaya baru yang seluruh aspek kegiatannya harus mengarah pada protokol kesehatan Covid-19.

Demikian pula di bidang pendidikan, yang akan kembali dibuka pada masa new normal. Perlu kesiapan dan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat sehingga protokol Covid-19 benar-benar dilaksanakan.

Dalam masa uji coba nanti tidak semua sekolah dilaksanakan new normal. Sebagai pilot project dan percontohan hanya ada beberapa sekolah dari masing masing kabupaten kota yang telah diverifikasi oleh Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan memenuhi aspek serta dijamin menjalankan protokol Covid-19.

“Protokol Covid-19 menjadi syarat utama dan kunci utama keberhasilan pelaksanaan new normal di sekolah. Oleh sebab itu, harus benar-benar disosialisasikan secara menyeluruh kepada masayarakat,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga menjelaskan dalam upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19, Bangka Belitung mendisiplinkan masyarakatnya untuk melaksanakan protokol Covid-19. Pengajuan kebijakan new normal kepada pemerintah pusat diambil untuk mengantisipasi keterpurukan ekonomi masyarakat. New normal nantinya akan terus dipantau oleh pemerintah pusat.