oleh

DPO Pembunuhan di Muba Diringkus di Riau Silip

babelpos

PELARIAN dan persembunyian Andi Arafat (35) selama dua tahun 4 bulan, berakhir sudah. Pelaku pembunuhan sadis dengan korban M Kasim (50) pada 9 Januari 2018 lalu itu, diringkus di sebuah penambangan timah, daerah Mapur, Kampung Melintang, Gg Petir, Kecamatan Riau Silip, Bangka.

——————————

IA diciduk aparat Unit III Subdit3/ Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dipimpin Kompol Junaidi SH, Rabu (3/6), lalu.

”Saya kesal dan dendam dengan korban. 10 batang karet saya ditebangnya, padahal pohon itu sudah matang dan menghasilkan,” cetus tersangka Andi, di Mapolda Sumsel, kemarin (4/6).

` Kejadiannya di kebun karet, Pemekaran Desa Suka Damai, RT 32, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), 9 Januari 2018, sekitar pukul 06.00 WIB. ”Waktu saya tanya, kenapa ditebang, dijawab korban

”˜Nak Ngapo Kau!”.
Tangan saya disabetnya pakai pisau pahatan untuk getah karet,” aku Andi.

Dia tersulut emosi, bersumpah lebih baik mati hari itu daripada besok harinya. Langsung dia membacokkan parang yang dibawanya, ke punggung korban. Saat korban terjatuh, dibacoknya lagi berulang kali. Hingga kepala korban robek, ususnya pun terburai. ”Tidak tahu berapa kali, aku sudah khilaf,” akunya.

Dari TKP, tersangka Andi berlari masuk ke dalam hutan selama empat jam. Lalu menumpang kendaraan, sampai ke Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI. Baru menyeberang naik speedboat, ke Bangka.

”Dua tahun disana saya bekerja sebagai buruh timah. Bawa anak dan istri, menetap di Sungailiat,” pungkasnya.

Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIK, didampingi Kasubdit 3/Jatanras Kompol Suryadi SIK MH, mengatakan dari hasil scientific investigation, pihaknya mengetahui keberadaan tersangka Andi di Babel.

”Kami lalu berkoordinasi dengan Jatanras Polda Babel, akhirnya berhasil ditangkap dan ditindak tegas,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan, dalam pelarian dan persembunyiannya di Babel, tersangka Andi juga terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat). ”Dia punya semacam anak buah, dia juga berkoar sudah pernah membunuh orang di Tungkal Jaya, Muba. Kalau ada yang melawan, akan dia bunuh juga,” bebernya.

Lanjutnya, pihaknya masih melakukan pendalaman dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat. ”Namun sejauh ini, korban dihabisi tersangka secara tunggal menggunakan parang,” pungkasnya.

Pihak keluarga besar korban alm M Kasim, mengapresiasi Jatanras Polda Sumsel yang berhasil menangkap tersangka Andi Arafat, dengan mengirim papan bunga ucapan. (wly/air)