oleh

Pasien Positif Nambah 12

babelpos

*Cluster KK 9, Temboro 2, Bateng 1
*Rapid Tes Gubernur Reaktif, Swab Negatif

KASUS terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) di Bangka Belitung, Rabu (3/6) kemarin, melonjak cukup tajam. Dari 50 kasus per 2 Juni 2020, kini kasus meningkat menjadi 62, karena ada 12 penambahan, kemarin (3/6).

———————-

KETUA Sekretariat Pusdalops Mikron Antariksa menyatakan, ke-12 kasus tersebut terdiri dari dua klaster yakni, 9 klaster kru kapal keruk (KK) Singkep, dua santri yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Temboro, Jawa Timur, dan satu dari Bangka Tengah.

“Iya benar, hari ini ada penambahan lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Babel, ada 11 orang terdiri dari dua kluster yakni KP Singkep dan Pondok Pesantren Temboro,” jelas Mikron.

Dua pasien terkonfirmasi positif kluster Pondok Pesantren Temboro yakni Is (20) laki-laki dan Am (21) laki-laki, keduanya warna Desa Simpang Rimba, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

“Keduanya dibawa ke wisma karantina Badan Diklat BKPSDMD Babel, untuk kontak erat dan masyarakat sekitar segera di-screening dan tracking dengan Rapid Test massal,” jelas Mikron.

Sementara, terkait kluster kapal keruk Singkep, penambahan pasien tersebar di dua daerah yakni lima dari Kabupaten Bangka, empat Pangkalpinang. “Semuanya sedang ditangani tim gugus tugas,” sebut Mikron.

Lebih lanjut, kata Mikron, saat ini pihaknya sudah turun untuk terus melakukan tracking, termasuk melakukan rapid test di beberapa wilayah asal pasien ini. “1.000 alat rapid tes bantuan dari CSR PT Timah kami siapkan untuk tracking,” katanya.

Gubenur Erzaldi Sehat!
Di sisi lain, Mikron tak menampik bahwa hasil rapid tes yang dijalani oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman reaktif. Sesuai SOP, penanganan setelah rapid test dilakukan segera pemeriksaan specimen dengan metode Swab di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Dinkes Babel.

“Dan alhamdulillah, hasilnya swab sudah keluar dan negatif,” ungkapnya. Mengetahui hasil rapid test reaktif, lanjut Kalakhar BPBD Babel ini, Gubernur langsung mengisolasikan dirinya sendiri di rumah dinas.