oleh

Bangka 2, Bangka Barat 1, Bangka Selatan 1, Babel, 50 Kasus

babelpos

“Ini akan segera dilaksanakan (swab) dan kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap semangat, tetap lebih waspada ini sudah kita sudah berusaha sekuat tenaga semaksimal mungkin tapi kondisinya menyatakan seperti ini,” jelasnya.

Pihaknya pun masih menelusuri tracking dari pasien yang bersangkutan sebab pasien RK tinggal di Belinyu bekerja pagi di Pangkalpinang sedangkan malam bekerja jaga malam di Belinyu. Untuk itu pihaknya bersama gugus tugas kabupaten berupaya melakukam tracking kontak pasien tersebut lebih intensif.

“Kita harus tracking lebih dalam lagi dengan gugus tugas Kabupaten terkait dengan kondisi ini, mudah-mudahan segera dapat terlacak dari mana sumbernya, masuk ke cluster mana. Saya imbau lagi kepada seluruh masyarakat tetap tenang, tetap lebih waspada dan menjalankan protokol kesehatan terkait dengan Covid-19,” tandasnya.

“Sebagai tindaklanjut kasus Covid-19 di Belinyu untuk pelayanannya Kantor Kelurahan Bukit Ketok dipindahkan ke
Kantor Kecamatan Belinyu. Jadi kepada seluruh masyarakat Kelurahan Bukit Ketok untuk urusan pelayanan kependudukan dan admisnistrasi pemerintahannya itu langsung ke kantor camat, karena kantor lurah Bukit ketok itu ditutup selama 14 hari kedepan,” kata Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah.

Di sisi lain, sebanyak 9 pegawai Kelurahan Bukit Ketok menjalani karantina mandiri. Bersamaan dengan karantina tersebut, Posko Bersama Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Covid-19 (Corona) Kecamatan Belinyu memberikan bantuan sembako sebagai bentuk dukungan.

“Kami juga dari gugus tugas sudah mengarahkan sembilan orang pegawai Kelurahan Bukit Ketok untuk karantina mandiri. Selain itu, juga sudah mengirimkan bantuan sembako untuk sembilan orang ini,” kata Syarli lagi.

Bangka Selatan 1 Positif
Dari Bangka Selatan, AS laki-laki berusia 37 tahun beralamat di Payung, Bangka Selatan. Dari Swab Test pada 30 Mei 2020 diperoleh hasil Positif. Sama dengan IS dan M, AS diduga terpapar atau terjadi proses transmisi saat bekerja di Kapal Keruk Singkep milik BUMN yang beroperasi di Sungailiat, Bangka. Sejak 2 Juni 2020 menjalani perawatan di Wisma Karantina di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi kepada Babel Pos menambahkan, As pekerja kapal keruk yang terpapar Virus Corona tersebut sempat pulang kerumah menemui istri dan anak-anaknya sebelum hari raya Idul Fitri, Minggu (24/5) pekan lalu.