oleh

Erzaldi: Akan Diberlakukan di Babel! Menuju New Normal

babelpos

*Airlangga: Tergantung Pemerintah Daerah
*Kabaharkam: Kita akan Mendisiplinkan Masyarakat

”DENGAN ini saya menginformasikan kepada kita semua, Insya Allah Provinsi Bangka Belitung (Babel) segera menerapkan New Normal atau tatanan kehidupan baru.”

——————-

DEMIKIAN penegasan Gubernur Babel, Erzaldi Roesman kepada Babel Pos, tadi malam.

Hanya saja kata Gubernur, saat ini belum diberlakukan. ”Belum berlaku, kita masih dalam tahap persiapan dan pendataan sesuai panduan yang dibuat oleh Pusat,” ujar Erzaldi lagi.

Dikatakan, keputusan akan memberlakukan new normal, setelah pihaknya menggelar rapat pembahasan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19. Rapat tersebut dihadiri LO Satgas Nasional untuk Bangka Belitung, Mayjend TNI Pur Toto Siswanto dan Asissten Sekda Bidang Administrasi Umum, Darlan dan diikuti oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa serta beberapa Kepala Dinas di Lingkup Pemprov Babel.

Kita harus membiasakan diri dengan bentuk kehidupan bersosial yang baru. Akan ada beberapa bentuk aturan baku dalam keseharian yang harus dilakukan,” tukas Erzaldi lagi.

Untuk sekolah diwajibkan cuci tangan, menggunakan masker dan ada jarak yang memisahkan antar guru dan murid, murid dengan murid.

”Juga harus siap ada pengaturan ganjil genap dan jarak antar stand atau lapak di pasar. Perketat jam operasional bagi cafe, hotel dan restoran. Nanti bagaimana teknisnya akan ada koordinasi dengan pihak TNI/Polri,” ujarnya menambahkan.

Selain itu ada tes swab di Labkesda Pemprov Babel yang bekerjasama dengan RSUD Provinsi HC Ir. Soekarno dan rumah sakit lainnya.

Dibahas juga dalam pertemuan itu mengenai peraturan yang digunakan sebagai dasar hukum untuk menertibkan masyarakat yang melanggar protokol Covid-19.

”Untuk diketahui agar masyarakat tak bertanya-tanya atas informasi yang simpang siur, saya tegaskan New Normal ini belum berlaku di Provinsi Babel. Tapi akan berlaku. Mohon kerjasama dari kita semua. Dengar, baca dan lihat informasi yang resmi dari pemerintah, tak perlu panik, cukup disiplin dan kita akan baik-baik saja,” tutupnya.

Tergantung Pemda
Sementara itu, Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemberlakuan new normal itu tergantung Pemerintah Daerah. “Semuanya bergantung pada masing-masing pemerintah daerah (pemda) dengan melihat perkembangan pandemi COVID-19. Kita paparkan daerah-daerah yang siap berdasarkan data terkait epidemiologinya. Kami sampaikan kepada DPR yang menentukan adalah para kepala daerah, sektor terkait, dan Satgas COVID-19,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (29/5).