oleh

Alutsista Standby di Pelabuhan

babelpos

PANGKALPINANG – Ketua Satgas Pelabuhan Bangka Belitung (Babel), Kolonel Laut P Dudik Kuswoyo mengatakan, pihaknya segera melakukan penyiagaan guna menjaga pintu masuk Babel di jalur laut untuk dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 (Corona Virus). Bahkan, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Babel ini menegaskan, bersama instansi yang terlibat, akan menempatkan alutsista (alat utama sistem senjata) di tiap pelabuhan dalam patroli yang dilakukan.

“Alutsista baik milik Lanal Babel maupun Dit Polairud telah disiagakan di seluruh pelabuhan yang ada di Babel seperti Pangkalbalam, Muntok, Sungai Selan, Sadai, Belinyu maupun di Pulau Belitung,” katanya seusai memimpin apel di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Kamis (28/5).

Tak hanya pelabuhan resmi, pelabuhan tikus yang terindikasi pun tak luput dari pengawalan Satgas. Terlebih kondisi pasca lebaran, arus balik pemudik akan menjadi perhatian utama pihaknya.

“Kita tempatkan petugas di pelabuhan atau di dermaga yang kiranya ada indikasi dilalui para pemudik yang balik kesini, disitu kita pasang alat patroli. Kita akan lakukan penyiagaan dengan maksimal,” tegasnya.

Ia juga membenarkan, pihaknya berhak mencegah atau membatalkan masyarakat yang datang ke Babel jika tidak memenuhi prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan. Misalnya, tidak ada surat keterangan kesehatan, yang menyatakan hasil rapid test non reaktif.

“Tidak akan kita berikan izin,” tegas Dudik.
Untuk diketahui sebelumnya, cakupan tugas Satgas kluster pelabuhan adalah seluruh pelabuhan yang ada di wilayah Babel. Satgas kluster pelabuhan terdiri dari berbagai komponen dan satuan seperti dari unsur satuan polairud Polda Babel, Dinas Perhubungan Babel, kantor kesyahbandaran otoritas pelabuhan (KSOP), PT Pelindo, Basarnas, BPBD dan juga dari KKP.

Tugas Satgas yang terpenting adalah melakukan verifikasi atas kriteria dan persyaratan penumpang yang akan bepergian, baik penumpang yang akan berangkat maupun penumpang yang baru tiba di Babel sesuai Surat Edaran Ketua GTPPC-19 Nomor 4 tahun 2020. (jua)