oleh

Covid-19 Menurun, Bukan Berarti Terbebas, Gubernur: Tetap Waspada!

babelpos

*Kebijakan Shalat Id, Jaga Jarak Antar Jamaah

GUBERNUR Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman membenarkan trend menurunnya kasus Covid-19 di Babel. Itu ditandai dengan tak adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif selama sepekan dan meningkatnya kesembuhan pasien.

—————–

SAAT ini kondisi penderita yang terinfeksi Covid-19 memang bisa dikatakan sangat menurun drastis. Ini akan kita evaluasi bersama dengan Forkominda dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ungkapnya saat rapat terkait pelaksanaan ibadah shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19, Senin (18/5).

Kendati menurun, menurut Erzaldi bukan berarti Babel terbebas atau sudah dalam zona hijau pandemi corona. Berdasarkan data pusat, Babel sendiri masuk provinsi ke-3 terendah setelah Aceh dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ini suatu keberkahan bagi kita, dan ini tak lepas dari doa dan ikhtiar kita semua, tapi kita sama-sama berhati-hati, bukan berarti kita zona hijau. Protokol Covid-19 harus tetap dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ia juga mengimbau agar para pejabat atau pengusaha tidak mengadakan open house. “Boleh bertamu selama bisa menjaga physical distancing,” katanya.

Berkenaan dengan shalat Id, lanjut Erzaldi, dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa kententuan akan berlakukan mengacu protokol kesehatan Covid-19 jika pun diperbolehkan menjalankan sholat Idul Fitri.

` “Jalannya sholat di luar masjid/mushala atau di halamannya dengan tetap memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berjabat tangan,” jelasnya.

Di luar ini pun nantinya membuat saf dengan jarak 1,5 meter. Silakan kalau misal jumlah jamaah banyak boleh sampai ke jalan akan dilakukan penutupan jalan sementara.

“Kami anjurkan tempat shalat diperbanyak agar tidak menumpuk di satu masjid, usahakan ayat yang dibaca lebih pendek, khotbah pun tidak usah terlalu panjang, karena semakin panjang maka akan semakin lama interaksinya, selesai salat bubar secara tertib dari saf paling belakang, serta tidak berjabat tangan,” ungkapnya.