oleh

KPK Pantau Kasus Timah Kadar Rendah, Tipikor Mengalir Jauh….

babelpos

*Nama Agat Mencuat Karena Supirnya Jadi Direktur?

PASCA mencuatnya kasus penjualan timah kadar rendah secara beruntun di media ini pekan lalu, Ketua Umum Persatuan Civitas Akademika Lintas Perguruan Tinggi, Bangka Belitung (Babel), Marshal Imar Pratama menyatakan ia juga sudah meneruskan perkembangan yang terjadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

——————-

DENGAN demikian, tampaknya ke depan, nasib kasus ini akan berlanjut ke tahap berikutnya semakin kuat. Karena, Kajati Babel sendiri, Ranu Miharja adalah dikenal Mantan Direktur Penuntutan lembaga anti rasuah tersebut.

”Saya langsung berkoordinasi dengan pihak KPK dari Direktorat Pengaduan masyarakat KPK untuk menindaklanjuti informasi dari saya. Adapun pihak KPK langsung menanggapi dengan sangat serius dan meyakinkan saya bahwa mereka akan terus ikut memantau kasus yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Babel itu,” ujar Marshal kepada Babel Pos, tadi malam.

Dikatakan Marshal, nama-nama yang beredar pun sudah disampaikan. ”Pada prinsipnya KPK mencermati dulu,” ujarnya.

Sementara ini, soal mencuatnya nama Agustino alias Agat, salah satu penyalur timah dimaksud, diduga hanya menjadi salah satu saja yang sudah diperiksa pihak Kejati Babel seperti sudah diakui Kajati.

Hanya saja mencuatnya nama Agat ini karena cukup menarik perhatian, mengingat indikasi penyimpangan sudah terlihat dengan ia membuat sang supir menjadi direktur. Sementara, dalam prosesnya justru dia juga turun langsung.

Di sisi lain, dugaan kuat kasus ini tak hanya akan menyeret kalangan pngusaha. Tapi juga akan menyeret dari pihak penampuang yang dalam hal ini oknum dari BUMN. Karena ada juga nama-nama inisial GL, DA, juga inisial A.
Akankan terkuak dugaan koprupsi ini memang mengalir jauh?(eza/red)