oleh

Pemkot Rapid Test Massal Warga Lontong Pancur dan Rejosari, Lacak Corona di Zona Merah

babelpos

“Sebagai contoh Palembang. Palembang itu meningkat terus, tapi PCR-nya jalan, mudah-mudahan dengan PCR berjalan maksimal kita bisa memetakan penyebaran virus ini sampai di mana. Untuk itu, mari kita berdoa agar grafik corona kita tetap seperti sekarang ini dan tidak bertambah. Saat ini kan kita masih sisa satu yang positif dan hasil swab keduanya sampai saat ini juga masih positif,” kata Hakim.

Rutin Sosialisasi
Sementara itu, Lurah Lontong Pancur, Deddi Chandra kepada harian ini mengaku, sejak kelurahannya masuk dalam zona merah covid-19, pihaknya sampai saat ini terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan penyebaran covid-19. Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar warga mengikuti anjuran pemerintah seperti mengenakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

“Dan Alhamdulillah secara perlahan warga mulai sadar dan waspada, mereka takut juga terpapar corona. Makanya dengan adanya rapid test ini, kita lebih yakin akan kesehatan warga kita,” kata Deddi.

Deddi mengakui, saat ini satu dari dua pasien positif corona di Lontong Pancur sudah sembuh. Namun pihaknya akan terus memantau aktivitas pasien tersebut yang tinggal di RT 1 RW 1 itu.

“Kita sudah meminta dia untuk melanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari dan sebagai antisipasi ainnya, kita juga sudah menerapkan Lontong Pancur sebagai kawasan wajib masker. Ini tujuannya untuk memutus mata rantai covid-19,” tandasnya. (pas)