oleh

Pemkot Rapid Test Massal Warga Lontong Pancur dan Rejosari, Lacak Corona di Zona Merah

babelpos

Hakim menyebut, jika ada hasil rapid test reaktif, maka warga tersebut akan langsung dilakukan tes swab. Dan jika hasil swab juga positif, lanjutnya, warga tersebut akan diakukan isolasi baik secara mandiri maupun isolasi di tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Pemkot Pangkalpinang.

“Tapi walaupun hasil rapidnya negatif, kita tetap menyarankan agar warga tetap berada di rumah. Dan bila harus keluar rumah, kita imbau tetap mengenakan masker, menerapkan physical distancing dan mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir,” pintanya.

Saat ini diakui Hakim, dua dari tiga pasien yang positif covid-19 memang sudah sembuh. Namun dengan sembuhnya pasien tersebut bukan berarti grafik penyebaran covid-19 di Kota Pangkalpinang turun. Dia berharap agar masyarakat tetap waspada dengan mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“Tapi dengan dua pasien yang sembuh ini, ternyata penyakit ini bisa disembuhkan. Namun untuk grafik, Pangkalpinang masih statis, tetap mantap dengan jumlah PDP yang tidak meningkat dan konfirmasi positif hanya tiga orang. Makanya, kita lebih aktif untuk turun ke lapangan. Selanjutnya, kita akan terjun ke seluruh kelurahan dengan beberapa sampel untuk di rapid test. Karena saat ini, kita punya stok 2.000 rapid test yang berasal dari pengadaan kita, sementara untuk PCR akan kita koordinasikan dengan pihak provinsi,” terang Hakim sembari menyebut bahwa pihaknya memiliki alat swab sebanyak 200 buah.

Namun ketika disinggung sampai kapan virus corona akan berakhir untuk wilayah Kota Pangkalpinang, Hakim mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun dengan melihat kondisi saat ini, secara pribadi dia menilai bahwa untuk kasus covid-19 Pangkalpinang belum mulai. Sebab menurut Hakim, PCR yang dilakukan belum berjalan maksimal.