oleh

DPRD Minta Hentikan Pemotongan TPP ASN

babelpos

*Cukup Bulan April Saja
*Cabut Surat Edaran

PANGKALPINANG – DPRD Babel Belitung (Babel) tak setuju dengan kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya saat rapat anggaran penanganan Covid-19 di ruang Banggar DPRD Babel, Senin (11/5).

“Pertimbangannya adalah pendapatan ASN kita sudah banyak potongan, pertama dipotong zakat oleh Basnaz Babel, kedua dipotong oleh Kopri, apalagi tidak sedikit SK pengangkatan ASN sudah dijaminkan ke bank,” katanya.

Didit juga mengingatkan kepada Sekda Babel untuk tidak mengambil kebijakan yang krusial tanpa berkoordinasi terlebih dahulu kepada DPRD. Pihaknya meminta agar Sekda Babel menghentikan kebijakan pemotongan TPP ASN tersebut.

“Terus terang banyak ASN Babel yang menyampaikan ke saya keberatan kalau TPP dipotong. Cukup bulan April saja, karena memang sudah terlanjur dipotong, untuk selanjutnya tolong dihentikan pemotongan itu,” pintanya.

Sebelumnya, Sekda Babel melakukan potongan TTP kepada ASN Babel melalui Surat Edaran Nomor/800/1308/BKSDMD/2020 tentang pemberian bantuan kemanusian bagi masyakat Babel yang terdampak Virus Corona 2019. Hal ini pun menjadi sorotan. Puncaknya pada pertemuan kemarin. Anggota DPRD Babel, Rina Tarol tampak bersitegang dengan Sekda Babel Naziarto, namun suasana panas tersebut dapat direda oleh pimpinan rapat, Didit Srigusjaya.

Pada kesempatan tersebut, Rina Tarol menyayangkan, penanganan Covid-19 ini dijadikan alasan oleh pihak eksekutif untuk memotong TPP para PNS melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Sekda Babel. Dia juga mempertanyakan pertanggungjawaban pemotongan TPP ini.