oleh

Punya Penyakit Komorbid Hipertensi, Pasien Asal Bekasi Ditracking

babelpos

KASUS positif Covid-19 di Pulau Belitung, berdasarkan epidemiologi, yang bersangkutan masuk dalam kluster Kabupaten Belitung Timur (Beltim), meski pun terkonfirmasi positif di Kabupaten Belitung. Dengan demikian, data positif untuk Babel menjadi 21 orang.

—————

BERDASARKAN domisili dan lokasi bekerja pasien, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan pasien tersebut masuk dalam pendataan GTPPC-19 Beltim,” kata Juru Bicara GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno di Sekretariat Pusdalops GTPPC-19 Babel, Minggu (10/5).

Dijelaskannya, hal ini untuk mempermudah petugas GTPPC-19 Beltim melakukan tracking dan pemantauan kepada setiap warga atau karyawan lainnya yang sempat melakukan kontak dengan pasien tersebut.

Pasien 750 (61 tahun/laki-laki) merupakan orang dalam pemantauan (ODP) terdata sebagai warga Bekasi, bekerja di Dusun Air Batu, Desa Air Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur (Beltim). “Tim GTPPC-19 Beltim siap menerima pasien masuk dalam pendataan mereka, dan segera melakukan tracking terhadap mereka yang sempat kontak dengan pasien,” jelas Andi Budi Prayitno.

Lanjutnya, pasien 750 salah satu dari 74 penumpang pesawat Sriwijaya Air yang terbang dari Cengkareng (CGK) menuju Tanjung Pandan (TJQ), pada Senin (6/4/2020), selanjutnya yang bersangkutan menuju ke salah satu mess/ penginapan Perusahaan Tambang Pasir di Dusun Air Batu, Desa Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, dan melanjutkan pekerjaan di daerah tersebut.