oleh

Pemimpin yang Adil

babelpos

TUJUH jenis manusia akan mendapat naungan keteduhan dari Allah SWT pada saat menempuh alam Mahsyar kelak, yang panasnya tak terperikan. Yang pertama kali mendapat kehormatan tertinggi itu, adalah imamun ’adilun, pemimpin yang adil. Baru enam jenis yang lainnya.

——————-

POSISI terhormat seorang pemimpin yang adil di mata Allah swt, sepadan dengan perjuangan berat yang dilakukannya di dunia. Betapa tidak, untuk menjadi seorang pemimpin yang adil, pertama sekali ia harus menjadi teladan dalam kebenaran dan keadilan. Sehingga ketika ia harus berani menegakkan kadilan bagi orang lain dan rakyatnya, ia tidak terkurung dengan kesalahan diri sendiri.

Sungguh, pemimpin yang adil dicintai dan didukung penuh oleh rakyatnya. Bahkan doa-doa kebaikan selalu akan meluncur dari lisan-lisan setiap rakyatnya, bukan sumpah serapah dan hujatan kebencian.

Memimpin bukanlah sekedar kesempatan untuk berkuasa, melainkan amanah besar dan kewajiban melayani. Maka konsep dan landasan yang digunakan pula harus mengandung nilai-nilai ilahiyah.

Sejak diturunkannya wahyu kepada Muhammad melalui malaikat Jibril pertama kali di Gua Hira, beliau resmi diangkat menjadi Rasul dan mengemban amanah berat menyampaikan wahyu Allah swt kepada umat manusia.

Sebagaimana diriwayatkan dalam sirah-sirah nabawiyah, bukan pekerjaan yang mudah bagi Rasulullah untuk meyakinkan kepada manusia di zaman itu untuk meninggalkan kehidupan jahiliyah.

Namun pada akhirnya, setelah proses panjang dengan kesabaran yang tinggi, Rasulullah berhasil meraih
‘kemenangan’ itu, dan beliau diakui kepemimpinannya hingga saat ini. Bahkan sejarawan barat menempatkan Rasulullah sebagai pemimpin yang paling berpengaruh sepanjang sejarah umat manusia.