oleh

Garuda dan Lion Air Sudah Konfirmasi, Besok, Penerbangan Dimulai

babelpos

*Didit: Jalani Protap Secara Ketat
*MUI Minta Presiden Batalkan Kebijakan Menhub

BESOK (10/5), dua maskapai, masing-masing Garuda Airline dan Lion Air diketahui sudah mengkonfirmasi diri untuk melayani penerbangan terbatas, pasca diputuskan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) pada 7 Mei 2020, lalu.

———————–

DEMIKIAN disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bangka Belitung (Babel) KA Tajuddin, Jumat (8/5) kemarin. Informasi tersebut diterima pihaknya dari Operator Bandara Depati Amir pada rapat koordinasi bersama GM Angkasa Pura II, GM AirNav dan maskapai terkait persiapan operasional angkutan penumpang terbatas ke Babel, kemarin siang.

“Yang baru mengkonfirmasi Garuda dan Lion, mulai tanggal 10 Mei. Itu rencana terbang yang diinformasikan kepada operator Bandara,” kata Tajuddin.

Meski demikian, dikatakan Tajuddin, semua maskapai dan penyelenggara Bandara memiliki komitmen bersama untuk melaksanakan semua ketentuan yang ditetapkan dalam Surat Edaran Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Dalam SE tersebut sudah ditetapkan kriteria orang yang dapat berpergian serta persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk dapat berpergian,” ungkapnya.

Diterangkan dia, seperti kriteria bagi orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang diperbolehkan ada enam kriteria yaitu orang yang menyelenggarakan percepatan penanganan Covid-19, pelayanan pertahanan, keamanan dan ketertiban umum, pelayanan kesehatan, pelayanan kebutuhan dasar, pelayanan pendukung layanan dasar dan pelayanan fungsi ekonomi penting.

“Dengan demikian hanya memenuhi salah satu dari 6 kriteria itu barulah seseorang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta dapat bepergian dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan seperti harus memiliki surat tugas dari pimpinan, memiliki surat keterangan bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid test atau test PCR,” ulasnya.